Berita

Gapoktan Parangtritis mengadu ke Sat Pol PP Bantul

Senin Legi, 7 Juni 2010 11:15 WIB 524

Karena Pupuk menghilang didaerah Parangtritis sejak awal februari 2010 , Gapoktan di Desa Parangtritis meminta bantuan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bantul untuk menyelesaikan permasalahan ini. Di ruang rapat Sat Pol PP Bantul, rabu 21 April 2010 pukul 11.00 WIB, pihak yang berhubungan dengan masalah pupuk diwilayah Parangtritis berembug untuk mencari titik temu agar petani diwilayah Parangtritis dapat kembali mendapatkan kebutuhan pupuk yang dicarinya. Hadir dalam rapat Kepala Sat Pol PP Bantul, Kepala Dinas Pertanian & Kehutanan Bantul, Camat Kretek, Lurah desa Parangtritis, Mantri tani Kecamatan Kretek, Pimpinan Distributor Pupuk wilayah Kretek, Ketua Gapoktan, dan pemilik kios pupuk di Kretek. Dalam rapat yang dipimpin Komandan Sat Pol PP Bantul Drs. Kandiawan, NA. MM, Ketua Gapoktan menjelaskan bahwa jika warga mencari Pupuk dikios pupuk terdekat diharuskan membeli dengan sistem paket yang didalamnya ada Pupuk Petroganik, padahal warga tidak menggunakan pupuk Petroganik karena tidak cocok untuk daerah lahan kering seperti diparangtritis dan apabila warga mencari pupuk diwilayah lain jauh tempatnya. Setelah diklarifikasi ternyata pihak kios pupuk menjual dengan sistem paket karena jika mengambil pupuk dari distributor juga dengan sistem paket. Hasil rapat Komandan Satpol PP Bantul meminta mulai saat ini pihak distributor dan pengecer tidak lagi menjual Pupuk dengan sistem paket tetapi sesuai dengan kebutuhan warga saja. Untuk itu pihak yang terkait mohon kerjasamanya untuk ikut memantau perkembangan pupuk diwilayah Parangtritis khususnya dan apabila dikemudian hari pihak distributor ataupun pengecer kembali menjual pupuk tidak sesuai dengan kesepakatan hari ini maka dapat langsung menghubungi Satpol PP Bantul guna segera menyelesaikan masalah jangan sampai berlarut larut karena dampaknya merugikan masyarakat. Naskah ini diterbitkan pada Sabtu Pahing, 24 Apr 2010 08:33 WIB