Berita

STRATEGI SATPOL PP DALAM MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT SEBAGAI UPAYA CEGAH DINI GANGGUAN KETENTRAMAN, KETERTIBAN DAN KEAMANAN.

Kamis Pon, 5 September 2019 15:50 WIB 70

foto
Kasatpol PP memberikan paparan terkait program inovasi kader sapta tertib di Kabupaten Bantul

Bertempat di Mandala Saba Madya Sayap Barat, (Kamis, 5/9) acara Rakor Pembentukan Tim Terpadu dalam rangka cegah dini Trantibum dan Perlindungan Masyarakat di Kabupaten Bantul berlangsung, di hadiri dari stakeholder Polres, Kodim, BNN, Kemenag dan beberapa dinas dan kecamatan.

Yulius selaku Kasatpol PP mengatakan bahwa ada beberapa isu strategis masih adanya kegiatan masyarakat yang melanggar Peraturan daerah, masih adanya potensi gangguan trantibum, seperti potensi konflik sosial yang berasal dari isu keyakinan agama, perbedaan etnik, konflik politik, antar kelompok masyarakat, aktifitas usaha dan lain- lain, belum maksimalnya peran masyarakat dan anggota Linmas dalam menjaga ketentraman dan ketertiban umum, terbatasnya jumlah personil anggota Sat Pol PP yang mempunyai kapasitas sebagai  PPNS, sehingga proses penegakan Perda belum bisa optimal dan terbatasnya sarana operasional yang digunakan untuk mendukung tugas operasional dan fungsi Satuan Polisi Pamong Praja

Kondisi yang diharapkan adalah mencegah adanya kegiatan masyarakat yang melanggar Peraturan Daerah, mencegah adanya potensi gangguan trantibum, seperti potensi konflik sosial yang berasal dari isu keyakinan agama, perbedaan etnik, konflik politik, antar kelompok masyarakat, aktifitas usaha dan lain- lain , meningkatkan peran masyarakat dan anggota Linmas dalam menjaga ketentraman dan ketertiban umum, meningkatkan jumlah personil anggota Sat Pol PP yang mempunyai kapasitas sebagai  PPNS, sehingga proses penegakan Perda  bisa optimal, dan terpenuhinya sarana operasional yang digunakan untuk mendukung tugas operasional dan fungsi Satuan Polisi Pamong Praja.

Pada kesempatan yang sama di sebutkan inovasi dari satpol PP yaitu di bentuknya kader sapta tertib meliputi : tertib daerah milik jalan, lingkungan, sosial, IMB, usaha, administrasi kependudukan dan beribadah. Manfaat di bentuknya kader sapta tertib diantaranya meningkatnya peran   kinerja Satpol PP, meningkatnya kerjasama dan komunikasi antar Bidang, Satpol PP semakin humanis dan dekat dengan masyarakat, masyarakat semakin merasakan  ketentraman, ketertiban   dan  keamanan , masyarakat semakin memahami penting mentaati Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati,dan  semakin  meningkatnya  pengembangan  kinerja  dari  para stake holder terkait, semakin  terwujudnya  situasi yang kondusif dalam mendukung aktifitas kegiatan kemasyarakat dan pemerintahan