Berita

15 PSK terjaring Razia Satpol PP Bantul

Jumat Pahing, 10 Desember 2010 09:45 WIB 772

Kamis, 2 Desember 2010 pukul 22.00 WIB petugas Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bantul bekerjasama dengan Satpol PP Provinsi Yogyakarta melakukan Operasi Penegakkan Perda Kabupaten Bantul Nomor 5 Tahun 2007 tentang Larangan Pelacuran di wilayah Kabupaten Bantul. Operasi Penertiban melibatkan puluhan petugas dengan menggunakan armada 6 unit mobil dipimpin langsung Kepala Satpol PP Kabupaten Bantul Drs Kandiawan,NA,MM dan menyusuri wilayah diseputar Cempuri, Parangkusumo, Kretek, Bantul. Komandan Satpol PP Kabupaten Bantul mengatakan bahwa operasi penertiban ini dilakukan karena banyaknya aduan masyarakat yang menerangkan bahwa setiap malam selasa kliwon dan malam jum’at kliwon, diseputar cempuri Parangkusumo disinyalir banyak terjadi praktek prostitusi, dan setelah dilakukan operasi penertiban kali ini berhasil menjaring 15 orang PSK (Pekerja Seks Komersial). Untuk selanjutnya 15 orang PSK yang terjaring razia dibawa ke Satpol PP Kabupaten Bantul guna Penyelidikan dan Penyidikan yang dilakukan oleh PPNS(Penyidik Pegawai Negeri Sipil) Satpol PP Kabupaten Bantul, sebelum berkasnya dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Bantul untuk disidangkan. Jum’at, 3 Desember 2010 di Pengadilan Negeri Bantul dalam persidangan yang dipimpin Hakim Irawati, SH, ke 15 orang PSK diberikan hukuman denda Rp 350.000 per orang atau subsidair 14 hari kurungan karena terbukti melanggar Perda Kabupaten Bantul Nomor 5 Tahun 2007 Pasal 3 ayat (1) Jo Psl 9 tentang Larangan Pelacuran di wilayah Kabupaten Bantul. (P67)