Berita

PENANGANAN RENTENIR YANG BEROPERASI DI PASAR TRADISIONAL

Kamis Pahing, 23 Februari 2012 09:58 WIB 631

Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bantul mulai bulan November 2011 secara intensif melakukan penanganan rentenir yang beroperasi di Pasar Tradisional. Hal tersebut dilakukan dalam rangka penegakan Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 16 Tahun 2010 tentang Pengelolaan Pasar, yang mengatur larangan bagi setiap orang melakukan praktek rentenir. Maksud dilaksanakan penanganan rentenir adalah : a.Mengentaskan pedagang pasar dari jeratan rentenir; b.Penguatan modal/ekonomi pedagang pasar; c.Pemberdayaan pedagang pasar agar mampu berkembang menjadi pedagang yang tangguh, maju dan mandiri. Penanganan dilakukan dengan mempertemukan pedagang dengan rentenir untuk menyepakati jumlah pelunasan pinjaman, selanjutnya Bank Panca Arta Monjali akan memberikan pinjaman untuk mengembalikan pinjaman pedagang kepada rentenir. Apabila kemampuan/kondisi pedagang memungkinkan, akan diberikan pinjaman untuk tambahan modal usaha. Penanganan yang dilakukan di tiga pasar telah berhasil menangani 155 pedagang (Pasar Imogiri : 84 pedagang, Pasar Piyungan : 66 pedagang, Pasar Gathak : 5 pedagang). Pedagang Pasar yang telah tertangani tersebut pada hari Kamis tanggal 16 Februari 2012 bersilaturahim ke Rumah Dinas Bupati Bantul untuk menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Ibu Bupati Bantul atas bantuannya telah dientaskan dari jeratan rentenir. Silaturahim dikemas dalam acara “SILATURAHIM PEDAGANG PASAR KEPADA IBU BUPATI BANTUL – TELAH DIENTASKAN DARI JERATAN RENTENIR”, yang diselenggarakan oleh APPSI Komisariat Pasar Piyungan dan APPSI Komisariat Pasar Imogiri, didukung oleh Bank Panca Arta Monjali. Dalam acara tersebut juga diberikan materi tentang “Motivasi dan Penguatan Manajemen Pedagang Pasar” oleh Elina Pertiwi, MPPR dari Ardhana Human Development & Communication Training, serta siraman rokhani oleh Gus Miftah (Bid. Tramtib Sat Pol PP Kab. Bantul)