Bantul – Tim SAR Gabungan yang melibatkan Satgas Linmas Jogo Segoro Satpol PP Kabupaten Bantul berhasil menemukan korban kecelakaan laut yang sebelumnya dilaporkan terseret ombak di kawasan selatan TPI Patihan, Pantai Goa Cemara, Kalurahan Gadingsari, Kapanewon Sanden.
Korban yang identitasnya disamarkan sebagai M.B.R.W. (8) ditemukan pada Senin (6/7/2026) pukul 16.20 WIB di kawasan Pantai Bugel, Kapanewon Panjatan, Kabupaten Kulon Progo, dalam kondisi meninggal dunia.
Korban sebelumnya dilaporkan terseret ombak pada Minggu (5/7/2026) saat berada di tepi Pantai Goa Cemara bersama ayah dan adiknya. Sejak laporan diterima, Tim SAR Gabungan langsung melakukan operasi pencarian dengan penyisiran melalui jalur darat dan laut.
Memasuki hari kedua operasi, pencarian dilakukan dengan membagi personel ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU) yang menyisir kawasan Pantai Pandansari hingga Pantai Trisik, serta didukung pemantauan di sepanjang garis pantai.
Korban ditemukan setelah seorang warga yang berada di sekitar Pantai Bugel menerima informasi dari anak-anak yang sedang bermain layang-layang mengenai adanya tubuh yang terapung di laut. Bersama warga lainnya, saksi segera menuju lokasi dan berupaya menahan jenazah agar tidak kembali terbawa arus sebelum menghubungi Tim Satlinmas Rescue dan Satgas Linmas Jogo Segoro Satpol PP Kabupaten Bantul.
Selanjutnya, Tim Inafis Polres Kulon Progo bersama petugas Puskesmas Panjatan melakukan proses identifikasi. Setelah identitas korban dipastikan, jenazah dibawa ke Pos SAR Gabungan Patihan Goa Cemara untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa ke rumah duka.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai dan Posko SAR Gabungan ditutup pada pukul 18.30 WIB.
Satpol PP Kabupaten Bantul menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban atas musibah yang terjadi. Masyarakat dan wisatawan diimbau untuk selalu mematuhi rambu-rambu keselamatan, mengikuti arahan petugas, serta memberikan pengawasan penuh kepada anak-anak saat beraktivitas di kawasan pantai guna mencegah terulangnya kejadian serupa.
